Sabtu, 18 April 2009

LAPORAN KEGIATAN STUDY BANDING


Tanggal 18 Juli 2005

Meeting dengan Mr.Victor P Ermakov sebagai Russian Agency for Small and Medium Business Support

Pertemuan diadakan di kantor Russian Agency UKM pada pukul 10.00 pagi di 117330 Moscow, Mosfilmovskaya street 17-B dengan dihadiri oleh Mr.Victor P Ermakov selaku General Director dan Wakil Dirjen Biro Dukungan UKM Mr. Valchuk Victor, Kepala Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta Bapak Sukri Bey, Asisten Bidang Ekonomi Propinsi DKI Jakarta Bapak Ma’mun amin, Kepala Sub Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta Bapak Maz Panjaitan serta perwakilan dari PT Pentas Karya Nusantara, Yan Razif.



Hasil pembicaraan yang disampaikan oleh Mr. Victor P. Ermakov :

Sebagai Direktur dari kegiatan UKM, Mr. Ermakov sudah bekerja pada pemerintahan Rusia sejak tahun 1991, pada tahun tersebut beliau membuat daftar untuk kegiatan UKM dan sasaran untuk kegiatan dari sektor UKM adalah Asia Tenggara dan Indonesia menjadi prioritas. Empat tahun kemudian pemerintah Rusia menerima undang-undang untuk membuka kegiatan UKM dan undang-undang tersebut harus direvisi karena tidak sesuai lagi dengan perekonomian di negara Rusia.

Pada sidang di Moskow yang akan diadakan pada tahun 2006 akan membahas peluang-peluang kepada UKM untuk bisa berkembang., dari 900 UKM yang ada sekarang, diharapkan lebih banyak lagi, karena 15 % volume produk nasional diproduksi oleh para UKM. 17 % jumlah penduduk dapat bekerja pada sektor UKM dan angka ini sangat rendah sekali dan tidak sesuai dengan tuntutan yang ada di Rusia.
Atas petunjuk dari Presiden Putin, beliau mengharapkan UKM yang ada di Rusia dapat berkembang terus di kota Moscow dan mengembangkan hubungan luar negeri dengan beberapa negara.
Biro yang mendukung gerakan UKM berdiri sejak tahun 1992 yang sekarang bekerja di 52 Region di Moscow. Pemerintah Rusia menegaskan segala macam pelayanan untuk UKM, bertujuan agar UKM dapat berkembang dengan baik.

Pada tahun 1996 Russian Agency bekerjasama dengan UKM Eropa supaya ekspor UKM Rusia saling bertukar, dalam hal ini Russian Agency UKM diuji dalam Standar International dan pada tahun 2005 perusahaan Perancis AFAQ-ASCERT INTERNATIONAL, Russian Agency UKM sudah mendapatkan ISO 9001:2000 International Standard .
Pada tahun 2005, Russian Agency UKM membawa 27 pengusaha Rusia untuk pameran di Frankfurt dan hasil dari kegiatan tersebut sangat baik sekali dan pada bulan September 2005 Russian Agency UKM Rusia juga akan mengadakan pameran di India dan harapan dari RA UKM mengharapkan pihak Indonesia bisa membuat pameran dengan mendatangkan pengusaha UKM Rusia.

Pemerintah Rusia telah membuka jaringan operasional untuk Russian Agency UKM yang dinamakan SIORA, dan jaringan SIORA ini sudah berjalan sejak tahun 1997, ada 10.000 anggota yang masuk kedalam jaringan tersebut dan diharapkan dalam pertemuan kali ini, Indonesia bisa diikutsertakan kedalam jaringan International ini dengan data yang teruji dan konkurensi. Dalam jaringan SIORA ini dimasukkan pula kedalam jaringan EUROINFOCENTER yang memberikan seluruh data-data yang dipunyai SIORA kedalam jaringan diseluruh dunia.
Dalam jaringan SIORA ini diharapkan dari pemerintah DKI Jakarta diharapkan bisa menempatkan produk Indonesia dan salah satu produk yang diinginkan adalah ikan.
Mr. Ermakov berharap dengan kedatangan Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta bisa membuka landasan untuk membuat jaringan pemasaran dan landasan untuk membuka Trading House, dan harapan dari Mr. Ermakov agar secepatnya dari pemerintah DKI Jakarta mengirimkan data-data UKM melalui e-mail.

Dari hasil penjelasan Mr Ermakov, Kepala Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta Bapak Sukri Bey sangat menyambut baik akan hubungan dan kerjasama yang akan dibentuk antara Dinas Propinsi DKI Jakarta dengan Russian Agency UKM dan dari bahasan tersebut Kepala Dinas akan mengadakan pertukaran informasi antara pihak Russian Agency UKM dengan pihak Dinas Koperasi Propinsi DKI Jakarta dengan memberikan fasilitas yang ada di kawasan Waduk Melati Jakarta sebagai Trading House untuk menempatkan produk dan informasi bagi kegiatan Russian Agency di Indonsia secara gratis serta menunjuk salah seorang perwakilan Russian Agency untuk perwakilan di Indonesia dan pihak Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta mendapatkan fasilitas yang sama di Russian Agency UKM di Rusia yaitu berupa fasilitas sarana dan prasarana dengan menunjuk PT Pentas Karya Nusantara sebagai perwakilan dari Indonesia.
Dari kesepakatan yang telah dicapai dibuat suatu perjanjian kerjasama antara kedua belah pihak yang ditandatangani antara Russian Agency UKM yang diwakili oleh Mr. Victor P Ermakov dengan Kepala Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta, Bapak Sukri Bey dan Asisten Perekonomian Propinsi DKI Jakarta Bpk Ma’mun Amin, serta pertukaran cindera mata antara kedua belah pihak.
Harapan ke depan agar kerjasama yang telah dirintis bisa terjalin kerjasama yang baik dan berkembang antara kedua negara.


Meeting dengan Chamber of Commerce and Industry of Russian Federation Mr. Alexander A. BYKOV

Pada hari yang sama pukul 13.00 waktu setempat pihak delegasi Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta mengadakan pertemuan kedua di Chamber of Commerce and Industry of The Russian Federation dan diterima langsung oleh Deputy Director of Department for Cooperation Mr Alexander A BYKOV dan wakilnya Mr. Alexander L ALIN yang beralamat di 6, Ilyinka, Moscow,109012, Russsian Federation.

Dalam pertemuan tersebut membahas beberapa hal sebagai berikut :

Salah satu prioritas dari Kadin Rusia adalah UKM, karena 80 % dari anggota Kadin adalah UKM. Gerakan UKM di Rusia sangatlah sedikit dan sejak 15 tahun yang lalu perusahaan yang berkembang dengan baik adalah dari private sector oleh karena itu sekarang inilah Kadin Rusia telah bekerjasama dengan para UKM untuk memajukan sektor perekonomian negara dan para UKM merasa sangat terbentur dengan sistem yang diterapkan oleh pemerintah Rusia.
Di dalam kenegaraan atau pemerintahan, Kadin menentukan posisi keberadaan UKM dan undang-undang yang diterima oleh para UKM atas kebijakan pemerintah terjadi pada tahun 1995, Kadin mempersiapkan Undang-undang yang baru yang disesuiakan dengan Kementerian Perekonomian Rusia. Setiap tahun Kadin selalu mengadakan pertemuan/konfrensi terhadap masalah UKM di Rusia yang membahas mengenai administrasi, penggunaan sumber finansial terhadap UKM berskala besar dan kecil serta sistem inkubator untuk mempermudah bisnis UKM.
Masalah-masalah yang dihadapi terhadap kegiatan UKM Rusia adalah pajak yang tinggi, sukar memiliki tempat usaha, sukar mendapatkan finansial dan jumlah perusahaan UKM tidak begitu berkembang dan hanya sekitar 450.000 UKM yang ada di Rusia dan 7.000 perusahaan UKM di Rusia ilegal.
Oleh karenanya Kadin Rusia akan menjadi moderator terhadap pemerintahan di Rusia dan Kadin akan bekerjasama dengan UKM.
Kadin menerapkan kerjasama ini melalui Komite Kemasyarakatan dimana banyak kegiatan dari UKM.oleh karenanya Kadin Rusia telah menunjuk Mr. V.ictor P Ermakov sebagai Agency dari kegiatan UKM di Rusia dan Mr Victor P Ermakov lah yang mempunyai hubungan baik dengan Kementerian di Rusia.

Usulan dari Kadin Rusia terhadap Russian Agency UKM yaitu :
• Memberikan kuasa penuh terhadap UKM yang ada di Rusia.
• Memberikan otoritas penuh terhadap daerah-daerah untuk mengembangkan UKM seperti di St.Pitersburg, Kazakstan, dll.
• Ada dukungan proporsi tertentu terhadap finansial bagi kebutuhan UKM di Rusia.

Sebagai gambaran saja 45 % APBN Rusia didapat dari profit UKM dan saingan yang paling terbesar untuk saat ini adalah Industri Tekstil dari Cina dan harapan kedepan agar Indonesia sebagai negara Asia yang paling bisa mendominasi produk di kawasan Eropa Timur khususnya Rusia.
Atas tanggapan dari Ketua Kadin tersebut dari Kepala dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta, Bapak Sukri Bey mengusulkan kepada Mr. Vladimir A BYKOV agar dari pihak Rusia memberikan masukan kepada DKI Jakarta mengenai produk-produk Indonesia apa saja yang diminati di Rusia begitu pula sebaliknya bahwa Dinas Koperasi DKI Jakarta akan memberikan masukan dan memberikan tempat gratis di Waduk Melati sebagai pusat inkubator dan informasi bagi UKM Rusia di Indonesia.
Pada penutupan pertemuan dari Kadin Rusia Mr. Vladimir A BYKOV memberikan cinderamata berupa buku informasi mengenai Kadin Federasi Rusia dan dari Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta Bapak Sukri Bey memberikan plakat kepada Kadin Rusia dan dilanjutkan dengan foto bersama.


Tanggal 19 Juli 2005

Mengadakan kunjungan ke perusahaan Trading Arly Spectechnica,Arly Impex

Kunjungan ke perusahaan perdagangan dimaksudkan untuk melihat secara langsung aktivitas kegiatan dalam salah satu perusahaan yang ada di Moscow.
Dari pertemuan tersebut Arly Spectechnika diwakili oleh Mr. Arkady G Livshitz selaku President Director dan wakilnya Mr. Konstantin Scotnikov, dijelaskan bahwa Arly Spectecknica bergerak dibidang peralatan security system dan untuk saat ini Arly telah membuka divisi khusus mengenai kegiatan ekspor impor yang dibutuhkan untuk sektor retail di Rusia. Wadah yang dibentuk yaitu Arly Impex.
Arly Impex inilah yang akan melakukan kerjasama dengan pihak Indonesia yang diwakili oleh PT Pentas Karya Nusantara dan dari hasil pertemuan tersebut mereka memberikan masukan-masukan terhadap produk-produk yang dibutuhkan di Rusia diantaranya : kayu eboni, kayu sandal, kakao, bumbu-bumbu, garmen, generator, filter air, dll.
Dari hasil pertemuan Mr Arkady G Livshitz berharap agar Dinas Koperasi UKM DKI Jakarta bisa memberikan beberapa contoh penawaran garment dan handycraft berupa kayu eboni untuk merealisasikan kerjasama yang telah dibentuk. Dan Dinas Koperasi Propinsi DKI Jakarta akan mendukung permintaan dari Arly Impex dan pada kesempatan tersebut Bapak Sukri Bey juga memberikan suatu kerjasama dimana pihak Arly Impex diberikan tempat untuk kegiatan bisnis di Waduk Melati sebagai pusat inkubator bagi pengusaha Rusia dan Indonesia khususnya DKI Jakarta dan diharapkan pada bulan Oktober 2005 nanti pihak Arly Impex bisa berkunjung ke Indonesia untuk melihat kegiatan Pameran Produk Ekspor (PPE) yang diadakan di Jakarta.
Pertemuan ditutup dengan memberikan cinderamata dari Kepala Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta kepada Mr. Breznes Litsiz dan melihat produk-produk yang dihasilkan oleh Arli Specteckhnika.


Tanggal 20 Juli 2005

Delegasi melanjutkan perjalanan ke Budapest dan tiba di Budapest pukul 17.50 waktu Budapest.


Tanggal 21 Juli 2005

Meeting dengan Chamber of Commerce and Industry of Nagykanizsa yang diwakili oleh Mrs Zsofia Varga

Delegasi mengadakan perjalanan menuju ke Kroasia dengan didampingi pihak KBRI Budapest, Bapak Suprianda Ruru dan Indonesia Trade Promotion Centre (ITPC) yang diwakili oleh Bapak Soekandar dan sebelum ketempat tujuan pihak delegasi mengadakan pertemuan pada pukul 13.00 dengan Chamber of Commerce and Industry of Nagykanizsa yang diwakili oleh Mrs Zsofia Varga, Industry Park Logistic Center Mr Gabor Szanyi dan The Ciklo Group, Mr Vass Istvan salah satu perusahaan Logistik.
Tempat yang kami kunjungi merupakan daerah Kawasan Industri yang menghubungkan Eropa Tengah dan Eropa Timur dan sebagai tempat logistik untuk transportasi pelabuhan baru bagi penghubung ke negara seperti Rusia,Ukraina,Croatia,Yugoslavia, Hungaria, Slovenia dan Austria, di mana selama ini pusat kawasan untuk pelabuhan masuk bagi eksportir untuk ke Eropa Timur melalui Rotterdam dan Hamburg.
Oleh karenanya dari pihak Chamber of Commerce and Industry of Nagykanizsa mengharapakan agar dengan kedatangan delegasi Indonesia dalam hal ini Dinas Koperasi Propinsi DKI Jakarta dapat menjalin kerjasama dengan pihak Pemda Nagykanizsa agar kepada para pengusaha Indonesia dapat melewati jalur yang mereka punya dan pihak pemda setempat akan memberikan kemudahan dalam jalur transportasi laut melalui Nagykanizsa menuju wilayah Eropa Timur seperti Moskow, Ukraina, Croatia, dll.
Atas tawaran tersebut, dari pihak Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta, Bapak Sukri Bey akan membicarakan lebih lanjut dengan perusahaan yang bergerak dalam bidang forwarding dan menghararapkan pada kesempatan Pameran Produk Indonesia (PPE) yang dilaksanakan pada bulan Oktober pihak Chamber of Commerce and Industry of Nagykanizsa berserta pengusaha setempat bisa datang dan melihat kesempatan timbal balik hubungan dagang antara kedua belah pihak karena selama ini pihak Nagykanizsa belum pernah mengadakan kontak dagang dengan pihak Indonesia.


Meeting dengan Croation Chamber of economy, Mr. Miroslav Karamakovic

Delegasi melanjutkan perjalanan menuju Kroasia dan tiba di Kroasia pada pukul 16.00.
Pertemuan dilakukan di Croatian Chamber of Economy yang diwakili oleh Mr. Miroslav Karamakovic selaku Head of Overseas Desk dan Andrea Grubisic,B.Sc.Econ selaku Regional Coordinator, Mr. Zlatko Katavic, Honorary Consul of Republic of Indonesia.
Pembahasan mengenai perkembangan negara kroasia yang sangat maju dan modern dan salah satu perusahaan Indonesia yang telah ekspor ke Kroasia adalah sepatu Bata dan produk sepatu Adidas. Selama 10 tahun terakhir Kroasia telah mengembangkan teknologi untuk sektor energi, kontruksi, dll. Oleh karena itu atas usulan dari Mr. Miroslav Karamakovic kompetisi bisnis di Kroasia sangatlah kompetitif dan atas usulan dari Kepala Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta Bapak Sukri Bey mengharapkan dari pemerintah Kroasia agar dapat membantu memberikan teknologi modern untuk para UKM di Jakarta dan dari usulan tersebut Croatian Chamber of Economy yang diwakili oleh Miroslav Karamakovic akan memberikan teknologi modern untuk para UKM di Jakarta.
Diharapkan dengan usulan yang disampaikan kiranya dari Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta dapat mengirimkan surat penawaran kepada Croatian Chamber of Economy mengenai keinginan kerjasama antara kedua negara mengenai kegiatan Trading House baik untuk segi pemasaran maupun kemudahan mendapatkan kredit ekspor di Kroasia.
Dan dari Pihak Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta juga menawarkan kepada pihak Kroasia untuk membuka jaringan bisnis di Jakarta yang akan dipusatkan di waduk melati sebagai pusat informasi bagi kegiatan Trading House.
Pada hari yang sama rombongan kembali ke Budapest untuk melakukan pertemuan pada esok hari.

Tanggal 22 Juli 2005

Meeting dengan Asia Center Budapest

Delegasi mengadakan Road Show ke Asia Center Budapest yang diwakili oleh Mrs. Eszter Soos selaku Marketing and Communication Director dan Rommevaux Szilvia selaku Senior Marketing Manager.
Asia Center merupakan pusat perdagangan yang dibiayai oleh pemerintah Cina bekerjasama dengan pemerintah Hungary. Pada kesempatan tersebut dari pihak Asia Center menawarkan tempat untuk membuka show room bagi produk UKM Jakarta dengan luas 20 meter2 dan Asia Center juga bekerjasama dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dimana bagi para UKM Indonesia yang akan membuka usaha di tempat tersebut akan dibantu untuk pengurusan visa, izin tinggal, custome clearance, dll. Dan diharapkan dengan kedatangan delagasi Indonesia ke Budapest bisa memberikan dampak yang positif bagi kegiatan bisnis para UKM Jakarta untuk bisa mengembangkan jaringan disekitar wilayah Eropa Timur.
Dari Dinas Koperasi UKM Propinsi DKI Jakarta juga mengharapkan agar dalam bulan Oktober 2005 dari Asia Center bisa datang dan melihat langsung kegiatan pameran yang bisa membuka wacana bagi para UKM untuk membuka peluang bisnis di Hungary.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar